Review Food Processor Philips HR7310 - Irisan (1)

Daftar Isi

Berhubung banyak banget fitur yang ada di Food Processor Philips HR 7310 & ada begitu banyak juga bahan makanan (sayur dan buah) yang bisa dicoba, kita hadirkan khusus artikel seri coba-coba food processor.

Tujuannya, supaya teman-teman yang lagi galau atau ragu untuk beli food processor (harganya memang lumayan mahal, sekitar Rp 800.000-Rp 900.000 per Oktober 2021), jadi bisa lebih yakin, baik yakin untuk beli atau yakin untuk nunda dulu, hehe.

Daftar Isi

Pasang Komponen

Sebelum memasukkan bahan makanan, Anda perlu menyusun komponen yg diperlukan ke dalam wadah food processor.

  1. Letakkan poros pemutar dengan benar, hingga menyentuh dasar wadah.
  2. Letakkan cakram 2 fungsi dengan pisau irisan menghadap ke atas (pisau parutan menghadap ke bawah). Silakan scroll ke bawah untuk gambaran jelas.
  3. Tutup wadah dengan cara diputar.
  4. Nyalakan mesin, kecepatan nomor 1.
  5. Masukkan bahan makanan dari corong yang tersedia. Masukkan bahan selanjutnya jika corong sudah kosong.
 
Note: untuk langkah ke-4 dan ke-5 ini dapat ditukar, tinggal disesuaikan dengan preferensi masing-masing.

Untuk lebih jelas, silakan tonton video yang ada di awal artikel.

 

Berikut hasil dari 5 bahan makanan yang kita coba:

Tomat

Setuju nggak, kalau potong tomat ini susah-susah gampang. Kalau pisau nggak tajam, biasanya miring-miring. Motongnya pun nggak bisa tipis-tipis banget karena kandungan air tomat cukup tinggi.

Makanya, kita penasaran kalau pakai food processor ini, kira-kira bisa nggak?

HASIL: Irisan tomat ini super tipis, cocok buat topping pizza. Kalau untuk diolah untuk masakan lain, kita belum ada ide. Teman-teman ada masukan?

Kiwi

Berikutnya kita coba memotong kiwi yang sudah dikupas.

Rencananya, mau dipakai buat hiasan kue atau puding. Kalau motong pakai tangan biasanya terlalu tebal.

HASIL: GAGAL. Untuk kiwi ternyata nggak cocok untuk diiris tipis pakai food processor. Mari kembali ke cara tradisional: pakai talenan sama pisau.

Biar hasil potongnya bagus dan nggak berantakan, jangan lupa untuk mengasah pisau terlebih dahulu.

Singkong

Bahan makanan selanjutnya yang kita coba adalah singkong. Selain murah dan mudah ditemui, singkong juga dapat diolah jadi beberapa jenis makanan dan cemilan, seperti keripik singkong atau singkong balado. Yum!

HASIL: Bagus banget. Ketebalannya sama dan bisa langsung digoreng nih!

 
Note:
  • Kalau irisan singkong dirasa terlalu tebal, teman-teman bisa merendam singkong yang sudah diiris selama 1-2 jam supaya tidak keras setelah digoreng.
  • Selain diiris tipis untuk dijadikan keripik, singkong dapat juga diparut untuk diolah menjadi beberapa sajian yang enak dan mengenyangkan.

Jamur Champignon

Ada banyak banget jenis jamur yang bisa kita temukan di pasar. Kali ini kita pilih jamur champignon atau jamur kancing karena ini salah satu jamur favorit orang Indonesia.

Kira-kira bisa bikin proses menyiapkan bahan sebelum dimasak jadi lebih cepat nggak?

HASIL: Potongan jamur terlalu tipis untuk ditumis atau dimasak cah. Jika ingin dibuat tim, seharusnya tidak masalah.

DAN, bentuk jamur jadi tidak beraturan (seperti di foto) karena kita tidak bisa memposisikan bagian jamur yang dipotong.

Kentang

Mengiris kentang ini juga agak tricky. Karena kalau terlalu lama kena udara (tidak direndam di air), warnanya gampang berubah jadi coklat. Padahal kalau mau dibuat keripik, ketebalan sedikit aja bikin nggak garing.

HASIL: Pakai food processor buat mengiris kentang buat bikin chips ini menghemat banyak waktu. Ketebalannya sama persis pula!

Selain bisa diiris, kentang dapat juga diolah dengan cara diparut. Baca: hasil olah kentang dengan food processor Philips.

Hasil Akhir

Menggunakan fitur mengiris atau memotong yang ada di food processor Philips HR 7310 ini membuat urusan dapur jadi lebih mudah. Selain ketebalannya sama, waktu yang diperlukan juga lebih singkat.

Namun, penting banget buat pilih-pilih buah dan sayuran yang mau dimasukkan ke dalam food processor. Untuk tekstur bahan makanan yang keras, 100% percobaan kita berhasil. Untuk bahan makanan yang kandungan airnya tinggi, kayak tomat dan kiwi, sebaiknya dipotong manual aja, karena kans berhasilnya rendah.

Begitu juga, untuk jamur yang perlu dipotong dari sudut tertentu, seperti jamur shitake dan jamur champignon. Kalau untuk motong jamur merang, seharusnya nggak masalah.

Untuk artikel selanjutnya, teman-teman ada ide nggak sayur atau buah apa yang perlu aku coba? Dan, pakai fitur yang mana aja? 

All rights reserved. AturRumah © 2021